Merambah Di Keheningan Sungai Maron Pacitan

Sungai Maron PacitanSungai Maron Pacitan adalah salah satu lagi tempat tujuan wisata yang menarik dari beberapa tempat wisata yang ada di Kabupaten Pacitan. Sehingga makin melengkapi macam wisata yang ada di kabupaten ini. Selain dari wisata pantai, goa dan sungai.

Lokasi Sungai Maron Pacitan

Sungai Maron Pacitan, menjadi salah satu bukti lagi tentang keindahan alam semesta ciptaan Tuhan Yang Maha Kuasa. Di mana sungai ini karena keindahannya menjadi tempat tujuan wisata yang terkenal di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur.

Sungai Maron Pacitan berada di Desa Dersono, Kecamatan Pringkuku, di Kabupaten Pacitan. Sungai cantik ini aliran airnya bermuara hingga ke Pantai Ngiroboyo. Anda bisa mencapai lokasi Sungai Maron ini dari pusat Kota Pacitan sekitar 45 menit, dan 15 kilometer dari Goa Gong.

Namun akses untuk mencapai rut eke sungai ini belum banyak terpublikasi. Sehingga jarang yang mengetahuinya. Bahkan rakyat Pacitan sendiri. Tapi Anda tidak perlu merasa khawatir,,, bilaaa memang tetap ingin ke sana, karena para pemandu wisata di Kota Pacitan siap untuk mengantarkan Anda.

Wisata Air yang Alami

Sungai Maron Pacitan merupakan tempat wisata air yang berpotensi menjadi salah satu tujuan wisata terbaik di Propinsi Jawa Timur. Sungai Maron ini sering dianggap sebagai Grand Canyon-nya Kabupaten Pacitan.

Profil dari sungai ini sendiri begitu indah. Secara fisik, sungai ini cukup lebar, berkelok dan indah. Pemandangan sepanjang sungai tampak masih begitu rindang dengan banyaknya pepohonan yang tumbuh di tepian sungai. Kemudian air sungainya sendiri pun tampak jernih, memantulkan birunya langit, sehingga membuat sungai tersebut tampak membiru. Atau berubah warna lain, tergantung dari kondisi langit yang dipantulkan oleh Sungai Maron Pacitan.

Sebagai salah satu sumber air terbaik di Kabupaten Pacitan, sungai ini menjadi sumber kehidupan bagi masyarakat sekitarnya. Karena itu masyarakat setempat maupun Pemerintah Daerah Kota Pacitan sangat menjaga kelestarian sungai Maron ini.

Untuk mendukung Sungai Maron menjadi tempat wisata yang dikenal di seluruh Nusantara, maupun mancanegara, maka masyarakat setempat serta Pemerintah Daerah Kota Pacitan sering mengadakan lomba dayung di Sungai Maron Pacitan ini. Biasanya lomba diikuti oleh banyak peserta dari dalam dan luar Kabupaten dan Kota Pacitan.

Ikhtiar ini dimaksudkan untuk promosi daerah, supaya Sungai Maron Pacitan pada akhirnya bisa menjadi salah satu tempat hiburan wisata bagi masyarakat Indonesia. Dan agar lebih dikenal di mancanegara. Dengan lomba dayung yang telah diadakan setiap tahunnya sejak tahun 2012, diharapkan mampu mengundang berbagai wisatawan untuk datang menonton. Baik wisatawan domestic maupun wisatawan mancanegara.

Banyak yang ikut serta dalam lomba dayung di Sungai Maron Pacitan ini. Karena lomba memang terbuka untuk siapapun. Termasuk juga para wisatawan asing. Tujuannya adalah menjadikan Sungai Maron Pacitan sebagai tempat wisata air yang menyenangkan, dan masih asri panorama alamnya.

Panorama Sungai Maron Pacitan yang Asri

Sungai Maron Pacitan yang berada di Desa Dersono, cukup berarti bagi masyarakat di dua desa. Yakni Desa Dersono serta Desa Sendang. Karena selain sebagai tempat wisata air, sungai ini juga menjadi sumber kehidupan masyarakat sekitar.

Belum diketahui berapa pastinya kedalaman dari Sungai Maron Pacitan ini. Namun lebarnya sungai membuat lomba mendayung di sungai menjadi sangat mengasyikan. Apalagi dengan banyaknya kelokan, yang seringkali membuat para peserta lomba dayung ada yang terjatuh karena perahu yang bertabrakan. Dan ini cukup mengundang tawa yang riang gembira dari para penontonnya yang berdiri di tepian sungai.

Kelebihan lain adalah panorama Sungai Maron Pacitan yang masih sangat asri. Anda bisa benar-benar memuaskan mata dengan vitamin alami, dari hijaunya pepohonan di tepi sungai. Masih cukup banyak pohon nyiur atau kelapa yang tumbuh di tepi sungai. Belum lagi beberapa tumbuhan semak lainnya, makin membuat suasana di sepanjang Sungai Maron Pacitan ini bertambah sejuk saja.

Apabila dilihat dari arah badan sungai, Anda akan semakin berdecak kagum. Manakala Anda melewati beberapa kelokan, dan seolah Anda disambut oleh sebuah barisan pasukan nyiur yang berdiri di kanan dan kiri sungai. Lalu pada beberapa kelokan lainnya, seolah pasukan nyiur sedang membungkuk memberi hormat pada Anda, dengan pokok pohonnya yang hampir menyentuh tengah sungai. Sungguh benar-benar suatu panorama alam yang masih sangat asri, hijau, alami dan udaranya pun sejuk.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *